Hidup Nomaden sebagai Anak Rantau, Pindah Kos Lagi

Hidup Nomaden sebagai Anak Rantau, Pindah Kos Lagi

Seperti yang tertera pada judul, sekitar satu minggu yang lalu aku pindah kos lagi. Jika dihitung, selama hampir empat tahun di Jakarta ini rasanya aku sudah pindah kos sebanyak empat kali ahahahaha. Jumlah itu terbilang cukup banyak jika dibandingkan dengan teman-teman seperjuanganku, yang juga hampir empat tahun di Jakarta.

Kenapa sering pindah kosan?

Well, kebutuhan guys. Hehehe.

Perpindahanku dari satu kos ke kos yang lainnya pun jelas tak luput dari alasan penting yang akhirnya memaksa aku untuk pindah. Sebenarnya males sih kalau harus sering pindah kos. Mindahin barangnya itu loh, ribet! Tapi ya mau bagaimana lagi? Lagi-lagi masalah kebutuhan.

Okay, i will explain the reason why i always moving.

Pindahan Pertama

Dari kos pertama ke kos kedua.

Karena lokasi kantor. Setelah resign dari kantor pertama, aku bekerja di kantor kedua yang lokasinya cukup jauh dari kosku yang dekat dengan kantor pertama. Transport pulang pergi terbilang mahal jika naik ojek online dan menyita banyak waktu jika menggunakan transportasi umum karena harus beberapa kali transit.

Pindahan Kedua

Dari kos kedua ke kos ketiga.

Permintaan teman dekat, dan memang kurang cocok juga dengan kosan kedua. Sebenarnya untuk wilayah kosannya itu sudah nyaman, ibu kosnya pun super baik. Tapi sayangnya aku kurang cocok dengan air dan kamar mandinya hehehe. Karena hal penting yang membuat aku bisa nyaman tinggal di suatu tempat adalah salah satunya kondisi air dan kamar mandi yang bersih.

Pindahan Ketiga

Dari kos ketiga ke kos keempat.

Bagian ini sedikit ada unsur personal sih hehehe. Sebenarnya bukan aku yang bermasalah, tapi teman satu kosku. Yang menyebalkan adalah biang masalahnya ini tidak bisa bersikap profesional. Yang bermasalah siapa yang kena imbasnya siapa. Hanya karena aku dekat banget dengan temanku ini dan aku jadi kena imbasnya juga, huft. Padahal aku sudah berusaha bersikap biasa saja, dalam artian netral tidak memihak siapapun. Daripada harus satu rumah dengan orang menyebalkan seperti itu, yang kerjaannya bikin naik darah, akhirnya aku sama temanku ini pindah kos.

Pindahan Keempat

Dari kos keempat ke kos kelima.

Ini yang terbaru hehehe. Entah apa aku akan pindah lagi? Tapi sepertinya iya hehehe.

Bukan, ini bukan karena kos yang baru nggak nyaman, tapi memang aku nggak mau selamanya nge-kos hehehe. Aku pengen tinggal di apartement impian aku hehehe. Mohon doanya yaah, amin hihihi.

Kos yang baru ini cukup nyaman baik dari segi kamar, air, kamar mandi, maupun suasana lingkungannya. Mungkin karena lokasinya di perumahan juga ya jadi rasanya cukup tenang dan nyaman.

Ohya, alasan pindah yang terakhir ini adalah supaya dekat dengan kantor baru. Ya ini adalah kantor ketiga dan salah satu startup yang sedang aku dan teman-teman bangun. Mohon doanya lagi ya guys, supaya bisa lancar terus bisnisnya, amin hihihi.

Poin penting yang membuat aku super nyaman di kos baru ini adalah meja belajarnya hehehe. Actually ini lebih mirip meja kerja sih hehehe, ya pokoknya itu lah. Dari dulu aku selalu berharap dapat kos yang nyediain fasilitas meja kerja seperti ini. Ya bisa dibayangkan lah ya meja kerja pada umumnya itu seperti apa. Ukurannya cukup lebar dan ada lacinya. Ini yang aku impikan!

Karena selama ini baru dua kali aku dapat kos di Jakarta yang nyediain fasilitas meja dan kursi. Itu pun ukuran mejanya kecil, berukuran persegi. Kurang mantap hehehe.

But now i found it! Yeay! Thanks God. 🙂

Sepertinya akan berat kalau aku harus meninggalkan kos yang super nyaman ini hehehe. Lebih tepatnya berat ninggalin meja kerja yang super nyaman ini hihihi. Kecuali di tempat baru nanti ada fasilitas meja dan kursi dengan ukuran serta model yang minimal sama seperti sekarang ini, mungkin akan aku pertimbangkan hehehe.

 

——————————————————————-

So, that’s it!

Sedikit share tentang kegiatan dan kejadian menakjubkan yang aku alami selama seminggu ini.

Semoga bisa bermanfaat!

Thanks for reading and have a nice day. 🙂

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *