[PART 1] Hujan di Bawah Payung

Salah satu fungsi payung adalah melindungi kita dari hujan, bahkan hujan yang sangat deras sekalipun. Aku begitu percaya bahwa payung takkan membiarkan air hujan membasahiku, khususnya pada payung yang sedang kugunakan saat ini. Sebuah payung berwarna biru laut polos dengan stiker kecil bermotif seorang cowok dan cewek sedang berpegangan tangan yang masih menempel kuat di pegangan payung. Aku sangat menyukai payung ini, bukan hanya karena warnanya yang indah tapi juga karena ada begitu banyak kenangan yang selalu aku dan dia simpan di bawah payung indah ini.

Ah, aku jadi teringat kejadian satu tahun yang lalu.

Mengenal Hidup, Belajar Lebih Menghargai Uang

Berbicara soal uang memang semua orang pasti butuh benda yang satu ini. Tanpa uang kita akan kesulitan untuk sekedar memenuhi kebutuhan perut. Terlihat remeh tapi tak semua orang dapat memenuhi kebutuhan yang satu ini secara mudah. Ada sebagian orang yang memang sudah lancar dalam mengumpulkan uang, namun ada pula sebagian orang yang kesulitan mengumpulkan uang meski hanya recehan.

Kesulitan inilah yang akhirnya membuat aku bisa belajar tentang betapa pentingnya sebuah recehan. Betapa pentingnya selembar uang kertas.

Pada dasarnya aku memang bukan tipe yang maniak belanja. Bukan sombong, aku suka belanja tapi nggak maniak. Namun terkadang aku juga khilaf hehehehe. Bukan khilaf belanja seperti baju atau hal-hal primer lain, tapi aku lebih khilaf pada hal-hal remeh dan sebenarnya malah nggak penting hahahaha.

Line Webtoon – Terlambat Jatuh Cinta

Platform: Line Webtoon

Judul Komik: Terlambat Jatuh Cinta

Author: xzbonbon

 

Cinta memang tak selamanya indah dan mulus sesuai apa yang kita harapkan. Terkadang cinta mampu menjadi begitu kejam pada kita. Atau mungkin diri kita lah yang salah karena terlambat menyadari datangnya cinta?

Dalam komik ini mengisahkan tentang seorang perempuan bernama Elvira yang sangat menyukai seorang laki-laki bernama Barney yang merupakan senior di kampus. Karakter Elvira sendiri selalu bersikap seperti anak-anak, namun dibalik sikapnya itu rupanya ia punya hati yang begitu perasa dan peduli, apalagi kepada orang yang ia suka.

Membaca buku favorit

Kaprodi Baru, Penyemangat di Semester Tua yang Penuh Drama

Kuliah tak selamanya mudah. Tapi kuliah pun tak selamanya menyebalkan hehe. Aku bersyukur di semester tua ini bertemu dengan dosen baru yang cukup berpengaruh pada kuliahku. Ya, beliau adalah dosen baru tapi percaya nggak kalau beliau kini diangkat menjadi Kaprodi? Padahal dari info yang aku dapat, lama beliau bekerja di kampus tempat aku kuliah itu baru sekitar satu tahun an. Amazing right?

Tapi bukan hal itu yang membuat beliau menjadi dosen favorit. Semua bermula ketika aku mendapat kelas beliau untuk yang pertama kalinya, mata kuliah PL/SQL. Tanggapan pertama tentang beliau itu biasa saja, hanya terlihat masih muda ( memang masih muda sih, kelahiran 91 ) itu saja. Namun, semua berubah ketika ditengah perkuliahan beliau memberikan ijin untuk kita ( mahasiswa/i ) melakukan sholat dhuha. Seketika aku kaget dan pandanganku pada beliau berubah, aku menjadi kagum dengan beliau. Dari awal kuliah sampai detik itu, baru dosen tersebut yang memberikan kita ijin untuk sholat dhuha tanpa diminta pun.

KRS Bermasalah, Mahasiswa Labrak Kaprodi Baru

KRS Bermasalah, Mahasiswa Labrak Kaprodi Baru

Mahasiswa pasti tak lagi asing dengan yang namanya KRS ( Kartu Rencana Studi ). Dan di masa kini banyak kampus yang menerapkan sistem pengisian KRS yang dilakukan oleh masing-masing mahasiswa secara online melalui sistem informasi akademik milik kampus masing-masing. Hal ini cukup praktis dan membuat mahasiswa pun bebas memilih mata kuliah apa saja yang ingin di ambil selama sesuai dengan syarat kelulusan dari kampus.

Namun, tak selamanya sistem seperti ini akan berjalan tanpa hambatan. Ya, tentu saja.

Jika membahas seputar pengisian KRS di kampusku, dari semester satu sampai saat ini, menurutku pengisian KRS sekarang lah yang paling bermasalah.